Teks Saja
Search

Mottaki: Iran Lakukan Proses Perundingan Baru dengan Barat

02/07/2008

Iranian Foreign Minister Manouchehr Mottaki meets the press at the first annual review of the International Compact with Iraq, at Upplands Vasby, Sweden, Thursday 29 May 2008
Manouchehr Mottaki
Iran mengatakan suatu proses perundingan baru sedang berlangsung antara Iran dan negara-negara barat tentang program nuklirnya yang dianggap kontroversial.

Ini dikatakan oleh Menteri LN Iran Manoucher Mottaki hari Rabu. Katanya, Iran sedang mempelajari paket insentif internasional secara konstruktif. Paket itu ditujukan untuk mendorong iran supaya menghentikan pengayaan uranium. Tapi Motakki juga mengatakan, Iran telah mengajukan usulnya sendiri untuk menyelesaikan sengketa itu.

Pejabat Iran selama ini mengatakan bersedia membahas rincian paket insentif itu, tapi tidak mau menghentikan pengayaan uraniumnya.

Kemarin, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan supaya para pejabat Iran jangan membuat berbagai pernyataan yang provokatif yang hanya merugikan usaha untuk menyelesaikan sengketa nuklir itu.

Kata penasihat kebijakan luar negeri Iran, Ali Akbar Velayati, dunia barat memperhatikan tiap kata dan tiap pernyataan yang dikeluarkan Iran, dan karenanya ia menganjurkan supaya para pejabat lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan.

Iran's Oil Minister Gholam Hossein Nozari, 02 Jul 2008
Gholam Hossein Nozari
Dalam perkembangan lainnya, Menteri Perminyakan Iran Gholam Hussein Nozari mengatakan, kalau Iran diserang, dampaknya akan mempergawat pasaran minyak mentah dunia yang sedang goncang. Kata Nozari, yang berbicara disela-sela konferensi World Petroleum Congress di Madrid, Spanyol, Iran akan memberikan reaksi sangat keras apabila diserang.

Kata pemimpin militer tertinggi Amerika, Laksamana Michael Mullen, serangan atas Iran adalah suatu tindakan yang sangat riskan dan akan menciptakan lebih banyak ketidak-stabilan di Timur tengah. Ketegangan itu ikut mendorong naiknya harga-harga minyak mentah, yang mencapai 143 dollar 91 sen per barrel.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Laksamana Cosgriff: AS Tak akan Biarkan Iran Tutup Jalur Minyak Teluk Persia
Harga Minyak Catat Rekor Baru Di Atas 143 Dolar Per Barel
Kongres AS Sepakati Perluasan Operasi Rahasia di Iran
 
  Berita Utama
Serangan Misil AS di Pakistan Tewaskan Seorang Buron Militan dari Inggris

  Berita Lainnya
Ribuan Warga Shiah Pendukung Al-Sadr Protes Pakta Keamanan AS-Irak
Gates Ingin Penambahan Pasukan di Afghanistan Sebelum Pemilu 2009
Ledakan Bom di Acara Pemakaman Ulama Shiah Tewaskan  20 di Pakistan
Tony Blair Desak Israel Segera Buka Blokade Atas Gaza
Presiden Bush Tiba di Lima, Peru untuk Hadiri Konferensi Tahunan APEC
Pemerintah Jerman Larang Siaran TV Satelit Al-Manar
Obama Bakal Calonkan Hilary Clinton untuk Menjadi Menteri Luar Negeri
Rice Bertemu Putra Gadhafi dan Desak Pembebasan Seorang Kritikus Politik