Pemerintah Amerika Serikat hampir
menuntaskan proses pengambil alihan perusahaan-perusahaan pembiayaan KPR
terbesar di negara itu, Fannie Mae dan Freddie Mac. Langkah darurat itu dilakukan guna
mencegah kedua perusahaan bermasalah itu ambruk dengan kerugian miliaran dolar
karena penurunan tajam dalam pasar rumah di Amerika.
Fannie dan Freddie memiliki atau
menjamin hampir separuh dari KPR bernilai triliunan dolar di Amerika Serikat.
Karena itu masalah keuangan mereka berdampak bagi perekonomian Amerika dan para
investor asing.
Hari Sabtu, ketua Komite Layanan
Keuangan di DPR Amerika, Barney Frank, mengukuhkan bahwa Departemen Keuangan
Amerika hampir mengambil tindakan, namun ia tidak memberi rinciannya.
Surat kabar "The Wall Street
Journal" melaporkan bahwa pemerintah mungkin mengambil alih kedua
perusahaan tersebut, setidaknya untuk sementara, mengatasi kerugian mereka, dan
mungkin mengganti para petinggi perusahaan-perusahaan tersebut.