 |
Bajak laut di Somalia menggunakan perahu motor
|
Kelompok
bajak laut yang beroperasi di lepas pantai Somalia tahun ini saja berhasil
mendapat uang tebusan bernilai 30 juta dolar.
Kata
badan riset Chatham House di London, bajak laut itu pada umumnya mendapat satu
juta dolar dari tiap kapal yang mereka bajak.
Kata
laporan Chatham House itu, sebagian uang tebusan tadi disalurkan ke sebuah
kelompok pemberontak muslim al-Shahab yang berusaha menggulingkan pemerintah
Somalia yang didukung PBB.
Kata
laporan itu, lebih dari 60 kapal dibajak tahun ini di lepas pantai Somalia.
Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu.
Karena
risiko itu, kapal-kapal niaga kemungkinan akan menghindari teluk Aden dan
berlayar lewat Afrika selatan dari Eropa, dan ini akan meningkatkan biaya
pelayaran.