Teks Saja
Search

Indonesia Tak Lagi Umumkan Korban Flu Burung Kasus Per Kasus

06/06/2008

Indonesian Health Minister Siti Fadilah Supari, 05 May 2008
Menkes Siti Fadilah Supari
Menteri Kesehatan Indonesia mengatakan Indonesia telah mengubah kebijakannya dalam mengumumkan kasus-kasus flu burung dan tidak akan segera mengumumkan kematian manusia akibat virus itu.

Menteri Siti Fadilah Supari hari Kamis mengumumkan bahwa Indonesia akan melaporkan adanya kematian tiap beberapa bulan, mungkin beberapa kasus sekaligus. Ia mengatakan tidak ada manfaatnya mengumumkan kematian demi kematian pada waktu peristiwa itu terjadi.

Organisasi Kesehatan Sedunia mengkonfirmasi sekurang-kurangnya 108 orang telah meninggal akibat flu burung di Indonesia. Di seluruh dunia, 241 orang meninggal akibat penyakit ini.

Menteri Supari adalah tokoh kontroversial dalam upaya Indonesia memerangi flu burung. Ia menghentikan pengiriman sampel-sampel virus flu burung ke para peneliti kesehatan internasional tahun lalu, dan mengumumkan hanya akan mengirim sampel-sampel demikian kepada pihak-pihak yang bersedia tidak menggunakannya untuk keuntungan material.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Indonesia Stops Announcing Human Bird Flu Deaths on Case-by-Case Basis
Uganda at Forefront of Avian Flu Surveillance and Detection
Ugandan Poultry Traders Accuse Kenya of Using Avian Flu Concerns to Control Market
 
  Berita Utama
Serangan Misil AS di Pakistan Tewaskan Seorang Buron Militan dari Inggris

  Berita Lainnya
Ribuan Warga Shiah Pendukung Al-Sadr Protes Pakta Keamanan AS-Irak
Gates Ingin Penambahan Pasukan di Afghanistan Sebelum Pemilu 2009
Ledakan Bom di Acara Pemakaman Ulama Shiah Tewaskan  20 di Pakistan
Tony Blair Desak Israel Segera Buka Blokade Atas Gaza
Presiden Bush Tiba di Lima, Peru untuk Hadiri Konferensi Tahunan APEC
Pemerintah Jerman Larang Siaran TV Satelit Al-Manar
Obama Bakal Calonkan Hilary Clinton untuk Menjadi Menteri Luar Negeri
Rice Bertemu Putra Gadhafi dan Desak Pembebasan Seorang Kritikus Politik